Menu

Mode Gelap

News · 9 Sep 2024 16:12 WIB ·

BKSDA Jember Lepasliarkan 32 Tukik Lekang di Pantai Nyamplong Kobong


 BKSDA Jember Lepasliarkan 32 Tukik Lekang di Pantai Nyamplong Kobong Perbesar

JEMBER — Sebanyak 32 tukik jenis Lekang (Lepidochelys olivacea) berhasil dilepasliarkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember di Pantai Nyamplong Kobong, Desa Kepanjen, Jember, Jawa Timur. Pelepasliaran ini menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian penyu yang terancam punah.

Menurut Kepala Bidang KSDA Wilayah III Jember, Purwantono, tukik-tukik tersebut berasal dari telur penyu yang ditemukan di pantai pesisir selatan Jember. Setelah diamankan, telur-telur ini ditangkarkan hingga menetas, dan sebanyak 32 tukik berhasil dilepasliarkan.

“Pelepasliaran ini merupakan yang pertama di Pantai Nyamplong Kobong. Sebelumnya, penyu biasanya mendarat di kawasan Pulau Nusa Barong. Kami terus mengimbau masyarakat untuk melindungi penyu dari ancaman kepunahan,” kata Purwantono saat dihubungi, Minggu (8/9/2024).

Telur Penyu Lekang Diamankan dan Ditangkarkan

Petugas KSDA Jember mendapatkan laporan adanya penyu Lekang yang bertelur sebanyak 111 butir di pesisir selatan Jember beberapa waktu lalu. Telur-telur tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk ditangkarkan. Dari total telur yang ditemukan, 32 di antaranya berhasil menetas dan dilepas kembali ke laut.

Proses pelepasliaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Polisi Perairan (Satpolair), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Putra Lestari, serta para nelayan setempat.

Penyu Lekang, Satwa Dilindungi yang Terancam Punah

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Jember, Nurul Hidayah, yang turut hadir dalam acara pelepasliaran tersebut, menekankan pentingnya melestarikan penyu Lekang. Ia menjelaskan bahwa penyu adalah satwa yang dilindungi dan terancam punah.

“Perburuan liar, kerusakan habitat, sampah plastik di laut, serta perubahan iklim menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup penyu. Pelestarian penyu sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut,” ujar Nurul.

Ia berharap pelepasliaran tukik ini dapat membantu meningkatkan populasi penyu di perairan Jawa Timur. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut, khususnya dalam melindungi satwa-satwa yang terancam punah.

Kesadaran Masyarakat untuk Melindungi Penyu

BKSDA Jember terus mengajak masyarakat untuk tidak memburu penyu atau telurnya, melainkan ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian. Penyu Lekang memiliki peran penting dalam ekosistem laut, dan menjaga kelangsungan hidupnya akan berdampak positif terhadap keseimbangan alam.

Dengan pelepasliaran ini, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dalam menjaga kelestarian satwa langka, khususnya di kawasan pesisir pantai selatan Jember.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle