ACEH – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengecam keras tindakan tidak sportif yang terjadi dalam pertandingan sepak bola PON XXI Aceh-Sumut 2024 antara Tim Aceh melawan Tim Sulawesi Tengah. Erick menyatakan bahwa insiden ini mencoreng kehormatan sepak bola Indonesia dan tidak bisa ditoleransi.
“Peristiwa ini adalah tindakan memalukan yang mencoreng semangat sportivitas di dunia sepak bola. Kami tidak akan menoleransi pihak-pihak yang tidak menjunjung tinggi fair play,” tegas Erick Thohir melalui unggahan di akun Instagram resminya.
Erick juga menegaskan bahwa PSSI akan melakukan investigasi mendalam, terutama terkait kontroversi yang muncul dari kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut. Diduga, keputusan-keputusan yang diambil wasit lebih menguntungkan salah satu tim, yang memicu ketegangan di lapangan.
“Kami akan memberikan sanksi berat serta konsekuensi hukum kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan dan tindakan tidak sportif, termasuk kekerasan selama pertandingan berlangsung,” tambah Erick.
Tindakan keras ini, menurut Erick, adalah bentuk komitmen PSSI dalam menjaga integritas sepak bola Indonesia. Sportivitas dan fair play harus menjadi dasar dalam setiap kompetisi, terlebih di ajang sebesar Pekan Olahraga Nasional (PON).
PSSI berjanji akan memberikan keputusan yang tegas untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali, dan sepak bola Indonesia dapat tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip fair play dan integritas.







Leave a Reply