KEDIRI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri kembali melakukan razia terhadap anak jalanan dan pengemis di sejumlah titik strategis kota. Razia ini dilakukan untuk menanggapi laporan masyarakat terkait meningkatnya jumlah pengemis dan anak jalanan yang beraktivitas di perempatan jalan utama.
Menurut Plh. Pencegahan Ketertiban dan Ketenteraman Umum, Suheri, operasi ini menyasar Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang sering mengganggu kenyamanan masyarakat. “Kami berhasil mengamankan sembilan orang, termasuk badut dan anak punk yang kerap terlihat di perempatan,” ungkap Suheri, Jumat (25/10/2024).
Suheri menyebutkan bahwa sebagian besar PMKS yang terjaring berasal dari wilayah Kota Kediri sendiri. Razia ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Satpol PP setiap bulan sebagai upaya menjaga ketertiban dan ketenteraman lingkungan kota.
Setelah ditangkap, para PMKS ini didata oleh Satpol PP dan kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Kediri untuk mendapatkan pembinaan dan tindak lanjut lebih lanjut. Pihak Dinas Kesehatan juga dilibatkan dalam proses ini guna melakukan pemeriksaan kesehatan.
Razia yang melibatkan 30 personel dari berbagai instansi terkait ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan tertib bagi warga Kediri. “Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan ketertiban di Kota Kediri dan mencegah keberadaan PMKS yang dapat mengurangi estetika dan kenyamanan kota,” tutup Suheri.







Leave a Reply