Menu

Mode Gelap

News · 12 Mar 2024 21:07 WIB ·

Sungai Bengawan Solo Meluap, 17 Desa di Tuban Terendam Air


 Sungai Bengawan Solo Meluap, 17 Desa di Tuban Terendam Air Perbesar

Banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Bengawan Solo telah merendam empat kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada awal bulan Ramadan ini, tepatnya, Selasa (12/3/2024).

Banjir yang meluas tersebut telah menyebabkan kerugian besar bagi warga setempat, dengan puluhan rumah terendam dan ratusan hektar sawah yang ditanami tanaman melon maupun padi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya ada 17 desa yang terdampak banjir. Di antaranya, di Kecamatan Soko terdapat tiga desa yang terkena dampak, yaitu Glagahsari, Kenongosari, dan Sandingrowo.

Kemudian, di Kecamatan Rengel, terdapat desa-desa seperti Tambakrejo, Kanorejo, Ngadirejo, Karangtinoto, Sawahan, Desa Rengel, Sumberejo, dan Prambonwetan. Selanjutnya, di Kecamatan Plumpang, banjir merendam Desa Kebomlati, Kedungrojo, dan Klotok. Sedangkan di Kecamatan Widang, banjir melanda Desa Ngadipuro, Patihan, Simorejo, dan Kedungharjo.

“Sementara ini, yang terlaporkan ke kita ada empat kecamatan yang terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Sudarmaji.

Meskipun upaya pengurangan risiko bencana telah dilakukan secara terus-menerus, banjir luapan Bengawan Solo tetap menjadi ancaman serius bagi warga di sekitarnya.

Sebab, di pintu masuk air wilayah Babat, Kabupaten Lamongan masih menunjukkan siaga kuning menuju merah. Hal yang sama juga terjadi di Bojonegoro yang sudah mencapai posisi siaga merah.

Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi kapan saja.

“Kondisinya sekarang air laut sedang pasang. Membuat air yang mengalir dari Sungai Bengawan Solo sedikit terhambat alirannya,” ucapnya.

Warga yang terdampak banjir diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari para petugas.

Selain itu, upaya pembersihan dan pemulihan pasca-banjir akan segera dilakukan setelah air surut, untuk memulihkan kehidupan masyarakat dan infrastruktur yang terdampak.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle