MALANG – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) baru-baru ini menjadi pusat perhatian dengan munculnya fenomena angin ‘tornado’ yang menarik perhatian masyarakat. Fenomena tersebut terekam dalam sebuah video singkat berdurasi 1 menit 5 detik yang kemudian tersebar luas di media sosial sejak Rabu (17/07/24).
Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @ladubromo, terlihat angin di kawasan lautan pasir membentuk pusaran yang menyerupai tornado seperti yang sering terjadi di wilayah Amerika. Viral di media sosial, fenomena angin tornado ini pun mendapat perhatian dari pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS, Septi Eka Wardhani, menjelaskan bahwa fenomena angin tornado tersebut merupakan hal biasa di kawasan lautan pasir dan tidak perlu dikhawatirkan.
“Fenomena ini dikenal dengan nama ‘dust devil’. Secara visual, tampak seperti pusaran angin mirip tornado yang membawa debu dan pasir, namun ukurannya relatif lebih kecil dari tornado,” ungkap Septi dalam rilis resminya yang diterima oleh tugujatim.id, Kamis (18/07/24).
Septi menambahkan bahwa dust devil biasanya terjadi di daerah yang memiliki lapisan pasir dan debu seperti gurun atau padang pasir. Meskipun secara visual dust devil tampak menakutkan, sebenarnya kecepatan anginnya lebih rendah dibandingkan dengan tornado, sehingga tidak dianggap berbahaya. Namun, debu dan pasir yang terangkat oleh angin dapat mengganggu jika berada terlalu dekat.
“Jika terlanjur berada sangat dekat dengan pusaran angin tersebut, disarankan untuk diam sejenak sambil menutup mata dan melindungi hidung atau saluran pernapasan hingga pusaran angin hilang,” tambah Septi.
Pihak TNBTS juga menyarankan pengunjung yang berada di kawasan lautan pasir untuk menjauh dari pusaran pasir dan melindungi mata mereka. Ini penting untuk menghindari gangguan yang mungkin ditimbulkan oleh debu dan pasir yang terbawa angin.
Fenomena dust devil ini memang bukanlah hal baru di kawasan lautan pasir Bromo. Kondisi lingkungan yang khas dengan lapisan pasir dan suhu yang panas menjadikan kawasan ini ideal untuk terbentuknya pusaran angin seperti dust devil. Meski demikian, TNBTS tetap mengimbau para pengunjung untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan yang telah diberikan.
Leave a Reply