KEDIRI – Tragedi keluarga terjadi di Kelurahan Balowerti, Kota Kediri, Minggu dinihari (29/9/2024), ketika seorang pemuda bernama Dadang tewas di tangan kakak kandungnya, EP, setelah keduanya terlibat pesta minuman keras (miras). Pembunuhan tersebut terjadi usai pertengkaran hebat yang berujung pada penganiayaan brutal.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Dadang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah gang dengan luka parah di bagian kepala. Luka tersebut diduga diakibatkan oleh benda tumpul.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, Iptu Fathur Rozikin, mengungkapkan bahwa olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan korban mengalami luka serius di kepala akibat pukulan benda tumpul. Di lokasi kejadian, pihak kepolisian menemukan pecahan keramik yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menyerang korban.
“Dari hasil olah TKP, kami menemukan korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat benda tumpul. Barang bukti berupa pecahan keramik yang diduga digunakan untuk menganiaya korban juga sudah kami amankan,” jelas Iptu Fathur kepada awak media.
Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, sebelum insiden tragis ini terjadi, kedua kakak beradik tersebut diketahui sedang mengonsumsi minuman keras bersama. Pertengkaran hebat diduga dipicu oleh pengaruh alkohol, hingga berujung pada tindakan penganiayaan yang menewaskan korban.
EP, sang kakak yang diduga sebagai pelaku, langsung diamankan petugas di kawasan Jalan Dhoho, Kediri, sesaat setelah insiden. Sementara itu, jenazah Dadang langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani proses otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Saat ini, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini dengan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku serta saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Kasus pembunuhan ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang dipicu oleh konsumsi minuman keras di Kediri.







Leave a Reply