Menu

Mode Gelap

News · 23 Jul 2024 22:53 WIB ·

Warga Diusir Kepala Desa Diduga Intimidasi Orang Tua Siswa Usai Laporkan Dugaan Pungli Sekolah Negeri


 Tangkapan Layar: memomedsos_official Perbesar

Tangkapan Layar: memomedsos_official

KEBUMEN – Video yang baru-baru ini viral menunjukkan ketegangan antara orang tua siswa dan pejabat setempat di Kebumen, Jawa Tengah.

Orang tua siswa dari SD Negeri di Kecamatan Petanahan melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) melalui Sugiyono, anggota LSM, kepada Polres Kebumen. Namun, laporan ini ternyata menimbulkan konsekuensi yang tidak diharapkan.

Tidak lama setelah laporan tersebut, rumah orang tua siswa dikunjungi oleh Supono, Kepala Desa Menganti yang juga menjabat sebagai ketua organisasi masyarakat (ormas).

Kehadiran Supono membawa suasana tegang, terutama karena terjadi cekcok antara Supono dan Sugiyono, yang saat itu juga berada di lokasi.

Dalam situasi yang semakin memanas, Supono dilaporkan mengancam orang tua siswa.

Kepala desa tersebut menuntut agar laporan dugaan pungli dicabut, dengan ancaman bahwa orang tua siswa akan diusir dari rumah kontrakan mereka di Desa Menganti jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Kedatangan Supono yang disertai dengan tekanan ini menambah beban psikologis bagi keluarga yang sudah merasa dirugikan.

Mereka merasa intimidasi dan ancaman tersebut tidak adil, terutama setelah mereka berusaha melaporkan kasus pungli yang merugikan banyak pihak.

Sugiyono, yang ikut terlibat dalam laporan tersebut, mengklaim bahwa tindakan intimidasi ini merupakan bentuk upaya untuk menghalangi proses hukum.

Dia menegaskan pentingnya melawan praktek pungli demi kepentingan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di daerah tersebut.

Kasus ini menyoroti permasalahan yang sering terjadi di masyarakat, di mana pihak berwenang sering kali mencoba menekan dan mengintimidasi warga untuk menutup-nutupi pelanggaran.

Ini juga menunjukkan perlunya sistem pengawasan yang lebih ketat untuk melindungi hak-hak masyarakat.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pungli dan intimidasi yang dialami oleh orang tua siswa.

Kasus ini diharapkan bisa menjadi pelajaran berharga untuk penegakan hukum dan perlindungan hak-hak warga di Indonesia. [ian]

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MEMOMEDSOS_OFFICIAL (@memomedsos_official)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle