KEDIRI — Pemerintah Kabupaten Kediri telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp51 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang ditujukan kepada seluruh desa di wilayah tersebut. Dana ini diprioritaskan untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan desa, guna mempercepat pemerataan pembangunan di tingkat lokal.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyatakan bahwa program BKK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan desa, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di pedesaan. Alokasi dana tersebut diharapkan dapat mendorong kesejahteraan dan aksesibilitas yang lebih baik di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa berjalan merata, terutama dalam hal infrastruktur jalan. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memperbaiki akses dan mendukung kemajuan desa-desa di Kabupaten Kediri,” ujar Hanindhito pada Minggu (8/9/2024).
Alokasi Anggaran dan Pengawasan Program
Total anggaran Rp51 miliar tersebut akan didistribusikan ke setiap desa di Kabupaten Kediri, dengan rata-rata masing-masing desa mendapatkan alokasi sekitar Rp150 juta. Hanindhito menjelaskan bahwa dana ini merupakan bagian dari upaya Pemkab untuk memperbaiki infrastruktur jalan desa yang rusak dan mendukung pembangunan yang lebih merata di seluruh kabupaten.
“Dengan alokasi anggaran ini, kami berharap seluruh desa dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal untuk memperbaiki dan memelihara jalan-jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat,” tambahnya.
Bupati Hanindhito juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar setiap pemerintah desa menggunakan dana BKK ini dengan bijak, serta memprioritaskan proyek-proyek yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Berkelanjutan untuk Pembangunan Infrastruktur
Program BKK ini direncanakan akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang. Pemkab Kediri berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh desa, dengan fokus pada peningkatan infrastruktur. Hanindhito optimistis bahwa langkah ini akan membantu desa-desa di Kediri untuk berkembang lebih cepat dan mencapai kesejahteraan.
“Jika dana BKK ini digunakan dengan baik dan sesuai aturan, kami percaya desa-desa akan berkembang pesat. Harapannya, desa-desa di Kabupaten Kediri dapat menjadi desa yang sejahtera dan maju,” tutup Hanindhito.







Leave a Reply