Menu

Mode Gelap

News · 4 Oct 2024 11:34 WIB ·

Kirab Pataka 2024, Pjs Bupati Kediri Maknai Semangat Kebersamaan Warga Jawa Timur


 Kirab Pataka 2024, Pjs Bupati Kediri Maknai Semangat Kebersamaan Warga Jawa Timur Perbesar

KEDIRI – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kediri, Heru Wahono Santoso, menyambut Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Pilkada Damai (KIPJBMB SIPADAM) Jawa Timur 2024, Rabu (2/10/2024), di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Kirab ini menjadi simbol semangat kebersamaan warga Jawa Timur menjelang Pilkada 2024 dan memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-79.

Heru menekankan pentingnya kolaborasi dan persatuan dalam membangun Jawa Timur. Menurutnya, Kirab Pataka tidak hanya menjadi momentum menyambut pesta demokrasi yang damai, tetapi juga melambangkan persatuan dan gotong royong masyarakat Jawa Timur.

“Kirab Pataka ini membangkitkan semangat kebersamaan seluruh warga Jawa Timur, terutama dalam menyongsong Pilkada damai dan peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur,” ujar Heru.

Kirab tersebut diwarnai dengan arak-arakan delapan bendera, termasuk Bendera Merah Putih, Pataka Jer Basuki Mawa Beya, KPU, Bawaslu, Satpol PP, Linmas, Satuan Pemadam Kebakaran, serta bendera Hari Jadi ke-79 Jawa Timur. Masing-masing bendera melambangkan elemen penting yang berperan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat.

Heru menambahkan bahwa menjaga persatuan dan kebersamaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Jawa Timur. Hal ini, menurutnya, juga menjadi kunci dalam menciptakan Pilkada yang damai dan harmonis.

“Dengan bersama-sama, kita dapat meringankan setiap pekerjaan, tugas, dan tanggung jawab dalam membangun Jawa Timur,” tegasnya.

Kirab Pataka Pilkada Damai 2024 ini akan melintasi seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, mulai dari 24 September hingga 11 Oktober 2024. Kabupaten Kediri menjadi salah satu daerah yang disinggahi, memperkuat ikatan antarwilayah di Jawa Timur.

Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, menambahkan bahwa perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, yang lebih penting adalah menjunjung tinggi kebersamaan dan toleransi dalam keberagaman.

“Yang utama adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan, meski berbeda pilihan politik. Ini yang harus kita kedepankan dalam Pilkada mendatang,” ujar Nanang. (adv)

 

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle