SURABAYA – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan ujian terbuka di Universitas Airlangga (Unair). Ujian doktoral tersebut merupakan bagian dari program studi pengembangan sumber daya manusia di sekolah pascasarjana Unair.
“Saya bersyukur setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun di Unair, akhirnya dapat menyelesaikan ujian terbuka di hadapan para guru besar dan sivitas akademika,” ujar AHY dalam keterangannya usai mengikuti ujian terbuka di Surabaya, Senin (30/9).
Dalam disertasinya yang berjudul “Transformational Leadership and Human Resources Orchestration towards Indonesia Emas 2045”, AHY menekankan pentingnya kepemimpinan transformatif dalam upaya mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045. Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengambilan kebijakan nasional yang lebih baik di masa mendatang.
“Harapan saya, hasil dari penelitian ini bisa berkontribusi pada kebijakan-kebijakan ke depan, terutama dalam menciptakan pendekatan yang lebih ilmiah bagi politisi dalam mengambil keputusan,” lanjutnya.
Hubungan Politisi dan Akademisi
Menurut AHY, peran akademisi sangat penting dalam memberikan pendekatan ilmiah terhadap keputusan yang diambil oleh para politisi. Sinergi antara politisi dan akademisi diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berorientasi pada kemajuan sumber daya manusia (SDM).
“Kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan dan SDM-nya. Oleh karena itu, kita perlu menyiapkan SDM yang unggul dengan pendekatan kepemimpinan yang transformatif,” tegasnya.
Dukungan Keluarga dan Tokoh Nasional
Ujian doktoral AHY turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kehadiran SBY dan Annisa Pohan, istri AHY yang juga Pembina Ikawati Kementerian ATR/BPN, memberikan dukungan penuh dalam momen bersejarah tersebut.
Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, di antaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur beserta jajaran. Kehadiran mereka menunjukkan apresiasi atas pencapaian AHY dalam menyelesaikan studi doktoralnya.
Dengan gelar doktor ini, AHY diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam memimpin Kementerian ATR/BPN, terutama dalam menghadapi tantangan SDM dan kebijakan pertanahan di Indonesia. Sebagai tokoh muda dengan latar belakang akademis yang kuat, AHY berkomitmen untuk terus mengembangkan pendekatan ilmiah dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan yang berdampak positif bagi masyarakat.







Leave a Reply