SURABAYA – Seorang warga Surabaya bernama Edi Bagus (34), warga Tenggilis Mejoyo, meninggal dunia setelah perahu yang ia tumpangi terbalik di laut lepas. Insiden tragis ini terjadi saat Edi bersama empat temannya tengah memancing di kawasan Wisata Mangrove Gunung Anyar Tambak, Surabaya, pada Minggu (13/10/2024) sekitar pukul 03.45 WIB.
Kepala BPBD Kota Surabaya, Agus Hebi, menjelaskan bahwa perahu yang ditumpangi korban mengalami kebocoran ketika mereka berada di laut lepas. “Korban meninggal dunia usai perahu karam di laut lepas setelah Mangrove Gunung Anyar,” kata Agus Hebi pada Minggu (13/10/2024).
Edi bersama rombongan awalnya berangkat dari kawasan Mangrove Gunung Anyar untuk mencari spot memancing di laut lepas. Namun, nahasnya, ketika sampai di tengah laut, perahu yang mereka tumpangi mengalami kebocoran dan membuat mereka terombang-ambing di tengah laut.
Sebuah perahu lain yang kebetulan melintas segera memberikan pertolongan kepada rombongan Edi. Meskipun empat rekannya berhasil diselamatkan dalam kondisi aman, nyawa Edi Bagus tak terselamatkan.
“Dalam kejadian tersebut, korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia usai terombang-ambing di laut lepas. Sementara empat orang lainnya dalam kondisi aman setelah dicek tim medis,” ungkap Agus Hebi.
Petugas BPBD Surabaya yang menerima laporan segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi. Namun, ketika petugas tiba di lokasi, Edi sudah dalam kondisi tak bernyawa di atas perahu penyelamat.
Setelah diidentifikasi oleh pihak Polrestabes Surabaya, korban dievakuasi oleh tim BPBD dan Dinas Sosial Kota Surabaya menuju Rumah Sakit dr. Soetomo untuk penanganan lebih lanjut. “Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit dr. Soetomo,” tutupnya.







Leave a Reply