KEDIRI – Pemilihan Wali Kota Kediri periode 2024-2029 semakin mendekat, dengan dua pasangan calon yang siap bertarung dalam pesta demokrasi pada 27 November 2024. Masyarakat Kota Kediri akan menentukan pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan. Pasangan calon yang maju adalah Vinanda Prameswati – Qowimuddin dengan nomor urut 1, dan Ferry Silviana Feronica – Regina Nadya Suwono yang mendapatkan nomor urut 2. Berikut profil dan harta kekayaan kedua calon.
Profil Vinanda Prameswati
Vinanda Prameswati adalah perempuan muda kelahiran Surabaya tahun 1998, yang kini menjadi kandidat Wali Kota Kediri. Berpasangan dengan Gus Qowim, pengasuh Pondok Pesantren Al Islah, Vinanda mencalonkan diri untuk membawa perubahan di Kota Kediri. Vinanda sebelumnya dikenal sebagai Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) Kediri, yang juga terlibat dalam kampanye pemenangan Presiden Joko Widodo.
Dalam hal pendidikan, Vinanda merupakan lulusan SMP Negeri 1 Kota Kediri (2010-2013) dan SMAN 3 Kota Kediri (2013-2016). Dia melanjutkan studi S1 di Universitas Brawijaya (UB) Malang, jurusan Hukum (2016-2020), dan kemudian menempuh pendidikan S2 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, mengambil Magister Kenotariatan (2021-2023), dan lulus dengan predikat cumlaude.
Vinanda memulai kariernya sebagai pengelola CV Jenggolo Putra di Kediri. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK, Vinanda memiliki kekayaan senilai Rp 2,2 miliar.
Profil Ferry Silviana Feronica
Ferry Silviana Feronica, yang akrab disapa Bunda Fey, lahir di Madiun dan merupakan istri dari mantan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, yang menjabat pada 2019-2023. Selama masa kepemimpinan suaminya, Bunda Fey menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, di mana ia aktif dalam kegiatan sosial, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
Feronica adalah lulusan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 2007. Karier profesionalnya dimulai sebagai Consumer Finance Manager di CIMB Niaga Indonesia (2007-2013). Selain itu, ia juga memegang peran penting sebagai Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kediri sejak 2015 hingga saat ini.
Bunda Fey juga memiliki sertifikasi sebagai konselor laktasi berstandar WHO, sebuah gelar yang ia raih sebagai bentuk kepedulian terhadap minimnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menyusui. Berdasarkan LHKPN, Ferry Silviana Feronica tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 14,5 miliar.
Kekayaan dan Transparansi
Kekayaan kedua calon wali kota ini terungkap dalam LHKPN yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kekayaan yang tercatat menunjukkan profil finansial mereka sebagai bagian dari transparansi dalam proses pemilihan. Dengan harta kekayaan Rp 2,2 miliar untuk Vinanda Prameswati dan Rp 14,5 miliar untuk Ferry Silviana Feronica, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami latar belakang ekonomi para kandidat.
Pemilihan Wali Kota Kediri 2024 tidak hanya menjadi pertarungan program, tetapi juga integritas dan transparansi dari masing-masing calon.







Leave a Reply