LAMONGAN – Ratusan rumah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada awal November 2024. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut menyebabkan angin kencang dan puting beliung, terutama di Kecamatan Modo dan Kecamatan Sukorame, yang mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas umum dan rumah warga.
Plh. Kepala BPBD Lamongan, Joko Raharto, menyatakan bahwa per 3 November 2024 tercatat 109 rumah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Dampak lainnya mencakup kerusakan pada kandang ternak, fasilitas umum, dan tumbangnya puluhan pohon.
“Saat ini, kami sudah mulai mendistribusikan bantuan material seperti asbes dan kayu serta logistik lainnya ke desa-desa terdampak, khususnya Desa Yungyang dan Pule di Kecamatan Modo,” ujar Joko, Senin (4/11/2024). Bantuan ini merupakan bentuk stimulan dari Pemkab Lamongan untuk meringankan beban masyarakat.
Joko juga mengimbau warga Lamongan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam masa pancaroba yang berpotensi menghadirkan cuaca ekstrem. Ia menyarankan warga untuk memastikan kekuatan atap rumah, memangkas ranting pohon yang rapuh, dan mencari perlindungan saat terjadi angin kencang. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi terbaru dari BMKG untuk meminimalisir risiko bencana.







Leave a Reply