KEDIRI– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri melakukan verifikasi data untuk ratusan penerima bantuan langsung tunai (BLT) buruh rokok. Totalnya, ada 254 orang yang diverifikasi Dinsos Kota Kediri untuk calon penerima BLT buruh rokok. Dana BLT tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Ratusan buruh rokok tersebut akan mendapatkan Rp 1 juta dari BLT. Sebelum memberikan BLT buruh rokok, Dinsos Kota Kediri harus melakukan tahapan sesuai prosedur yang berlaku. Seperti, kriteria yang harus dipenuhi perusahaan rokok sebagai pengusul bakal penerima BLT buruh tersebut.
Ada empat kriteria untuk penerima BLT buruh rokok. Yakni, petani tembakau, buruh rokok aktif (tetap dan/atau Borongan), PHK buruh rokok Tahun 2024, dan tenaga administrasi lain yang bekerja di pabrik rokok dengan mempertimbangkan UMR.
“Yang lolos verifikasi akan mendapatkan BLT tersebut dengan dana yang sudah ditentukan,” kata Paulu Luhur Budi, Kepala Dinsos Kota Kediri.
Setelah itu, ada alur pelaksanaan BLT untuk buruh rokok. Pertama, perusahaan rokok sebagai pengusul penerima melakukan input data tentang buruh calon penerima. Setelah itu, Dinsos Kota Kediri akan melakukan verifikasi data calon penerima BLT buruh.
Apabila data telah lengkap dan sesuai, maka akan diterbitkan surat keputusan (SK) penerima BLT buruh dan pembukaan virtual account di bank yang telah ditunjuk. Terakhir, proses pencairan dana tersebut. (adv)







Leave a Reply