Kediri – Senja Ramadhan membawa kehangatan tersendiri bagi Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. Di tengah kesibukannya memimpin pemerintahan, ia menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan masyarakat kecil. Senin (10/03/2025), halaman Rumah Dinas Wali Kota Kediri menjadi saksi kebersamaan antara pemimpin muda itu dengan puluhan tukang becak, pedagang bakso, hingga pemulung yang diundang untuk berbuka puasa bersama.
Tak hanya dari dalam kota, beberapa warga dari Prambon juga turut hadir dalam acara tersebut. Suasana hangat dan akrab terasa begitu kental. Mbak Vinanda—sapaan akrabnya—tidak sekadar berbagi hidangan, tetapi juga berbincang langsung dengan para tamu undangannya.
Kebersamaan Tanpa Sekat
“Saya ingin berbagi kebahagiaan dengan mengajak masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu, untuk buka bersama. Jika ada yang rumahnya jauh dan belum sempat berbuka, bisa datang ke sini. InsyaAllah, ini akan menjadi kegiatan rutin setiap hari selama Ramadhan,” ujar Mbak Vinanda dengan senyum hangat.
Tanpa sekat, ia duduk bersama para tukang becak dan pedagang kecil, menyantap hidangan buka puasa sambil bertukar cerita. Salah satu tukang becak yang hadir, Pak Marno (57), mengungkapkan rasa syukurnya bisa berbuka bersama wali kota.
“Saya tetap narik becak meski sedang puasa. Kadang rezekinya ada, kadang sepi. Tapi saya bersyukur bisa diundang makan bersama di sini,” tutur Pak Marno dengan mata berbinar.
Bagi Mbak Vinanda, momen berbuka ini bukan hanya soal membagikan makanan, tetapi juga tentang mendengarkan aspirasi warganya secara langsung.
Pesan untuk Jajaran Pemkot Kediri
Di sela acara, Mbak Vinanda juga mengingatkan pentingnya pelayanan optimal bagi masyarakat. Ia menegaskan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kediri digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
“Kesejahteraan masyarakat Kota Kediri harus diutamakan. Saya minta seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan menghindari segala bentuk praktik korupsi. Kita harus bekerja demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai wali kota perempuan termuda di Indonesia, Vinanda ingin membawa perubahan nyata bagi Kota Kediri. Buka puasa bersama masyarakat kecil hanyalah salah satu langkah kecil yang ia lakukan. Ke depannya, ia berkomitmen untuk terus menjalin kebersamaan dengan berbagai lapisan masyarakat agar tak ada yang merasa terpinggirkan.
Dengan senja yang kian meredup, para tukang becak dan pedagang kecil meninggalkan Rumah Dinas Wali Kota Kediri dengan senyum puas. Perut kenyang, hati pun hangat.







Leave a Reply