Menu

Mode Gelap

News · 16 Mar 2024 15:11 WIB ·

AHY Targetkan 82 Kasus Tanah Dapat Diungkap Pada 2024


 AHY Targetkan 82 Kasus Tanah Dapat Diungkap Pada 2024 Perbesar

Target operasi penindakan kasus kejahatan pertanahan atau mafia tanah yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tahun ini telah meningkat drastis menjadi 82 kasus.

“Misi tahun 2024 kami adalah menargetkan 82 operasi yang memiliki potensi kerugian negara lebih dari Rp1,7 triliun dengan total luas tanah mencapai 4590 hektare,” ungkap Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurtu Yudoyono di Mapolda Jatim pada Sabtu (16/3/2024).

Yudoyono menjelaskan bahwa angka tersebut melonjak dibanding tahun sebelumnya, 2023, yang hanya mencatat 60 kasus.

“Jumlah target operasi dan angka 82 ini mungkin akan bertambah sesuai perkembangan di lapangan jika ada hasil pendalaman tambahan yang bisa kami jadikan penambahan jumlah target operasi,” tambahnya.

Menteri yang baru dilantik pada Februari 2023 lalu ini menyatakan komitmennya untuk memberantas kasus mafia tanah karena dampak merugikan bagi masyarakat.

“Mafia tanah mengancam hak rakyat atas tanah dan bangunan yang mereka miliki. Hal ini tidak adil dan mirip perampokan,” tegasnya.

Selain merugikan masyarakat, kasus mafia tanah juga berdampak negatif pada negara karena kehilangan pendapatan pajak dari bangunan dan mengurangi minat investor.

“Mafia tanah juga merugikan negara karena menghindari pembayaran pajak dan transaksi yang seharusnya legal,” paparnya.

Yudoyono berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya mendaftarkan legalitas harga bangunan kepada Kementerian ATR/BPN untuk mengurangi kasus mafia tanah.

“Kami juga berkomitmen untuk melakukan penindakan dan berkoordinasi dengan lembaga lain jika ditemukan permasalahan yang sulit diselesaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim menargetkan tujuh kasus operasi mafia tanah di Jatim dengan total aset tanah seluas 15,652 meter persegi.

“Dua kasus sudah berhasil diungkap, sementara lima kasus lainnya masih dalam proses penyelidikan,” tutur Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle