Menu

Mode Gelap

News · 31 Aug 2024 10:57 WIB ·

Dampak Perubahan Iklim Ancam Kekeringan 90 Desa di Lamongan


 Dampak Perubahan Iklim Ancam Kekeringan 90 Desa di Lamongan Perbesar

Perubahan Iklim Picu Kekeringan, 90 Desa di Lamongan Terancam

LAMONGAN – Dampak perubahan iklim dan kemarau panjang semakin dirasakan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Hingga akhir Agustus 2024, sebanyak 12 desa dan 19 dusun telah melaporkan mengalami kekeringan parah. Kondisi ini diprediksi akan semakin meluas, mengancam 90 desa dan 182 dusun di 15 kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan dan pemetaan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan. “Saat ini, lima kecamatan sudah melaporkan kondisi kritis akibat kekeringan. Kami terus memantau perkembangan dan bersiap melakukan langkah-langkah mitigasi,” ujar Joko pada Jumat (30/8).

BPBD Lamongan telah menetapkan status siaga darurat sejak Juni 2024 sesuai dengan peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah awal yang telah dilakukan adalah mendistribusikan air bersih ke wilayah-wilayah terdampak. “Suplai air bersih menjadi prioritas utama, dan kami bekerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk memastikan distribusinya berjalan lancar,” jelasnya.

Joko menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana ini. “Gotong royong menjadi kunci dalam penanganan bencana. Kami dibantu oleh Baznas, PKK, perusahaan daerah, dan juga individu dalam mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” tambahnya.

Meski demikian, prediksi mengenai kapan berakhirnya kemarau panjang masih belum bisa dipastikan. Joko mengingatkan bahwa tahun 2023 lalu, BPBD Lamongan harus terus mendistribusikan air bersih hingga akhir tahun. “Selama masih ada warga yang terdampak, kami akan terus melakukan droping air bersih,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle