PONOROGO – Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Aksi penipuan ini dilakukan melalui pesan WhatsApp (WA) dengan berbagai cara, termasuk permintaan kerja sama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pemesanan makanan dan penyewaan gedung.
Dandim mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah ada lima laporan terkait modus penipuan tersebut. Para pelaku mengaku sebagai mitra resmi MBG dan berusaha menipu korban dengan mengirimkan bukti transfer palsu, lalu meminta korban mengembalikan dana yang diklaim sebagai kelebihan transfer.
“Kodim tidak pernah mengajak masyarakat untuk menjadi mitra MBG secara individu. Semua kegiatan MBG terpusat di dapur SPPG Ponorogo. Laporan soal penipuan ini sudah ada lima korban,” ujar Letkol Inf. Dwi Soerjono, Selasa (18/2/2025).
Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah
Salah satu korban mengalami kerugian hingga Rp8,2 juta akibat modus penipuan ini. Para pelaku memanfaatkan kelengahan korban dengan berpura-pura melakukan transfer dana berlebih, lalu meminta korban mengembalikan uang tersebut. Padahal, dana yang diklaim itu tidak pernah benar-benar masuk ke rekening korban.
Untuk mencegah kejadian serupa, Dandim mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan konfirmasi ke Koramil terdekat atau langsung ke Kodim 0802/Ponorogo jika ada pihak yang mengatasnamakan instansi TNI dalam program MBG maupun transaksi lainnya.
“Kami sudah menyampaikan imbauan melalui berbagai media dan meminta seluruh anggota untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi korban penipuan,” tegasnya.
Cek Fakta Sebelum Bertransaksi
Dandim juga mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima permintaan pesanan makanan, barang, atau kerja sama terkait MBG yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Ia menekankan pentingnya melakukan pengecekan ulang dan verifikasi informasi sebelum melakukan transaksi apa pun.
“Jangan langsung percaya dengan pesan atau telepon yang meminta transfer uang. Selalu pastikan kebenarannya dengan menghubungi pihak resmi,” pungkasnya.







Leave a Reply