SURABAYA – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), berkomitmen memberikan subsidi bagi nelayan Jawa Timur dengan menanggung biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) jika terpilih dalam Pilkada Serentak 2024. Hal tersebut diungkapkan Risma dalam debat publik kedua di Surabaya pada Minggu malam.
Menurut Risma, pemberian subsidi PNBP ini dilakukan untuk membantu nelayan dengan daya tawar ekonomi rendah agar tidak dibebani pungutan yang seharusnya ditarik oleh pemerintah pusat. “Nilai tawar nelayan itu cukup rendah di Jawa Timur. Karena itu, saya tidak akan menarik PNBP untuk nelayan. Jika pemerintah pusat masih menarik PNBP dari nelayan yang miskin, kami siap membayarnya,” ujar Risma.
Risma menambahkan, subsidi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tukar nelayan dan meringankan beban mereka. Lebih jauh, Risma menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dalam memperjuangkan kepentingan daerah agar nelayan mendapatkan dukungan yang layak.
Pada debat kali ini, tema yang diangkat adalah “Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Inovatif serta Pelayanan Publik yang Inklusif untuk Keadilan Masyarakat Jawa Timur”. Tema tersebut meliputi delapan subtema, termasuk tata kelola pemerintahan transparan, inklusif, partisipasi publik, hingga mitigasi bencana dan bantuan sosial.
Pasangan Tri Rismaharini dan Gus Hans bersaing dengan dua pasangan calon lainnya, yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim serta pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Rangkaian Pilkada Jatim 2024 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27 November, dengan proses penghitungan suara hingga 16 Desember 2024.







Leave a Reply