KEDIRI – Hari pertama masa kampanye Pilkada 2024, Rabu (25/9), dimanfaatkan calon Bupati Kediri nomor urut 2, Hanindhito Himawan Pramana, untuk menyerap aspirasi warga di Kecamatan Purwoasri. Purwoasri menjadi wilayah strategis yang dipilih Mas Dhito sebagai pintu gerbang awal kampanyenya di sisi utara Kabupaten Kediri.
“Kami memulai kampanye dari Purwoasri sebagai langkah awal untuk membangun Kabupaten Kediri lima tahun ke depan,” ujar Mas Dhito, yang juga merupakan calon petahana.
Dalam dialognya dengan warga, Mas Dhito menerima berbagai masukan, mulai dari masalah sosial hingga keluhan mengenai kelangkaan elpiji 3 kilogram. Warga setempat mengungkapkan kesulitan mereka dalam mendapatkan gas subsidi tersebut, yang memang sedang langka di berbagai wilayah.
“Masalah kelangkaan elpiji ini akan kami selesaikan secara bertahap dan terstruktur, karena masalah ini juga terjadi di banyak daerah, tidak hanya di Kediri,” jelas Dhito.
Sebelum mengambil cuti kampanye, Mas Dhito mengaku telah memantau kuota distribusi elpiji di Kabupaten Kediri, dan memetakan area-area yang terdampak kelangkaan. Selain itu, ia juga menyerap keluhan warga terkait masalah pertanian, terutama soal kebutuhan alat pertanian dan distribusi pupuk yang masih dirasa kurang maksimal.
Pada kampanye hari pertama ini, Mas Dhito mengunjungi tiga desa, yakni Desa Belor, Ketawang, dan Wonotengah. Kehadiran Mas Dhito di setiap titik disambut meriah oleh warga, yang menyerukan dukungan agar ia melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dirasakan manfaatnya.
Munjilah, warga Desa Bulu, menilai Mas Dhito sukses membawa kemajuan di Kabupaten Kediri, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur. “Pembangunannya bagus, jalan-jalan sudah baik, dan jembatan di Jongbiru juga sangat membantu. Alhamdulillah, saya sudah merasakan manfaatnya,” ujar Munjilah.
Warga setempat berharap Mas Dhito dan pasangannya, Dewi Mariya Ulfa, dapat kembali terpilih dalam Pilkada 2024 agar bisa melanjutkan program-program pembangunan yang sudah dijalankan di periode pertama. “Mugi-mugi Mas Dhito dan Mbak Dewi sukses terus, dan bisa melanjutkan pembangunan di Kediri,” tambah Munjilah penuh harap.







Leave a Reply