KEDIRI – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri melakukan evaluasi dan monitoring penyaluran bantuan sosial tahun anggaran 2024 pada 6 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai efektivitas dan akurasi penyaluran berbagai bantuan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024.
Berikut data penyaluran bantuan yang dievaluasi:
- Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD)
- Pelaksanaan: 6 September 2024
- Kuota: 2.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
- Tersalur: 2.574 KPM
- Tingkat realisasi: 91,93%
- Asistensi Lanjut Usia Terlantar (ASLUT)
- Pelaksanaan: 6 September 2024
- Kuota: 600 KPM
- Tersalur: 488 KPM
- Tingkat realisasi: 81,33%
- Bantuan Anak Yatim
- Pelaksanaan: 19 Juli 2024
- Kuota: 1.780 penerima
- Tersalur: 1.491 penerima
- Tingkat realisasi: 83,76%
- Bantuan untuk Orang Dengan Kedisabilitasan Berat (ODKB)
- Pelaksanaan: 29 Agustus 2024
- Kuota: 51 KPM
- Tersalur: 51 KPM
- Tingkat realisasi: 100%
- Bantuan untuk Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH)
- Pelaksanaan: 29 Agustus 2024
- Kuota: 35 penerima
- Tersalur: 35 penerima
- Tingkat realisasi: 100%
Langkah Monitoring
Dinas Sosial menerapkan prosedur monitoring sistematis untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran:
- Menentukan Sasaran dan Menyiapkan Formulir Pertanyaan
Sasaran penerima bantuan diidentifikasi, dan formulir pertanyaan disiapkan untuk mendukung proses evaluasi. - Distribusi Formulir melalui Kelurahan dan Relawan Sosial
Formulir evaluasi didistribusikan melalui RT kepada penerima bantuan. - Pengumpulan Formulir ke Dinas Sosial
Formulir yang telah diisi oleh penerima bantuan dikumpulkan kembali untuk dianalisis. - Penyusunan Laporan
Hasil monitoring disusun dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Walikota dengan tembusan kepada Inspektorat Kota Kediri.
Evaluasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar program bantuan berhasil mencapai lebih dari 80% tingkat realisasi, dengan beberapa kategori mencapai 100%. Meski demikian, Dinas Sosial menyadari pentingnya meningkatkan akurasi data penerima dan efektivitas distribusi bantuan agar semua kuota dapat terserap sepenuhnya.
“Dengan evaluasi ini, kami berharap ke depannya bantuan sosial dapat menjangkau lebih banyak penerima yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kepala Dinas Sosial Paulus Luhur Budi Kota Kediri.
Upaya monitoring dan evaluasi ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (adv)







Leave a Reply