KEDIRI – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri nomor urut 01, Vinanda Prameswati dan KH. Qowimuddin Thoha, mendapat amanah besar dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Keduanya diundang secara khusus oleh Jokowi ke kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Minggu (26/10/2024), untuk berbincang tentang kemajuan sektor pariwisata dan UMKM di Kota Kediri.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menekankan pentingnya mengembangkan pariwisata dan usaha kecil sebagai pilar utama yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian Kota Kediri. “Mbak Vinanda, Gus Qowim, saya titip Kota Kediri. Sektor pariwisata sangat potensial untuk menyejahterakan masyarakat, jadi harap betul-betul diperhatikan,” ujar Jokowi.
Vinanda, yang akrab disapa Bunda Vinanda, merespon pesan Jokowi dengan komitmen tinggi untuk mewujudkan harapan tersebut melalui program-program unggulan yang mereka usung. “Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan Kota Kediri MAPAN yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi dan pembangunan pariwisata,” ujar Vinanda.
Sementara itu, Gus Qowim, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah Bandar Kidul, mengungkapkan komitmennya untuk memperjuangkan kemajuan Kota Kediri. “Dengan niat tulus, kami siap mengemban amanah ini dan mewujudkan Kota Kediri yang lebih sejahtera,” tegasnya.
Video pertemuan antara Jokowi, Vinanda, dan Gus Qowim menjadi viral di media sosial, mengundang beragam komentar dari warganet yang mendukung komitmen pasangan calon tersebut untuk pembangunan Kota Kediri.
Vinanda mengonfirmasi bahwa kunjungan tersebut merupakan undangan pribadi dari Jokowi. “Kami sangat merasa terhormat dan bangga bisa bertemu langsung dengan beliau dan mendapatkan pesan penting yang menguatkan semangat kami untuk terus maju,” tambahnya.
Dalam upaya mewujudkan visi Kediri MAPAN, Vinanda dan Gus Qowim berencana mengimplementasikan Sapta Cita, tujuh program utama mereka. Salah satu program yang sejalan dengan harapan Jokowi adalah Kediri City Tourism (D’CITO). Program ini mencakup pembangunan ikon wisata, revitalisasi jalan dan saluran kota, serta kawasan Islamic Center yang diharapkan dapat mendukung industri pariwisata dan meningkatkan perekonomian UMKM.







Leave a Reply