Menu

Mode Gelap

News · 24 Jan 2024 14:46 WIB ·

Khofifah Resmi Off dari NU, usai Jadi TKN Prabowo-Gibran


 Khofifah Resmi Off dari NU, usai Jadi TKN Prabowo-Gibran Perbesar

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, akan menonaktifkan diri sebagai salah satu ketua PBNU setelah memutuskan untuk bergabung dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Keputusan resmi tersebut diungkapkan oleh Khofifah, yang menyatakan bahwa ia akan bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran mulai besok, Minggu (21/1/2024).

“Besok baru masuk TKN,” ujarnya setelah memimpin Harlah Muslimat NU 2024 di Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu (20/1/2024).

Khofifah, yang juga menjabat sebagai Ketua PP Muslimat NU, menegaskan bahwa ia akan mengundurkan diri dari PBNU dan akan menyerahkan surat pengunduran diri pada malam harinya.

“Tadi sudah saya sampaikan ke PBNU kalau nanti malam saya akan menyampaikan surat untuk PBNU untuk non-aktif,” jelasnya.

“Karena saya juga salah satu ketua PBNU. Jadi insyaallah besok saya mulai nonaktif,” tambah mantan Menteri Sosial tersebut.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengatakan bahwa Khofifah harus mundur dari jabatannya sebagai Ketua PP Muslimat NU jika memilih mendukung capres dan cawapres nomor urut 02.

“Kalau memang dia (Khofifah) sudah secara resmi terdaftar sebagai juru kampanye, terdaftar resmu, maka dia harus non-aktif dari jabatannya sebagai Ketum Muslimat NU,” kata Gus Yahya Kamis (18/1/2024).

Mengenai status ke NU-annya, Khofifah menanggapi dengan santai saat berbicara di hadapan ibu-ibu Muslimat NU. Ia menanyakan apakah keaslian ke NU-annya diragukan.

“NU saya asli atau bukan ibu-ibu?,” katanya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Khofifah menyatakan bahwa hal tersebut sederhana dan merupakan respons terhadap sindiran yang muncul terkait pilihan politiknya di Pemilu 2024.

“Karena kebetulan itu ramai dan diramaikan. Maka, kepada warga Muslimat, perlu dong saya menyampaikan kesaksian mereka kira-kira ke NU-an saya diragukan atau ragu-ragu, itu sederhana,” ujarnya.

Khofifah menambahkan bahwa tak perlu menilai status ke NU-an seseorang karena berkaitan dengan ideologi, idealisme, dan kehidupan keagamaan masing-masing, serta menekankan pentingnya saling menghormati.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle