Kediri – Kota Kediri, salah satu daerah tertua di Jawa Timur, dikenal sebagai pusat sejarah, budaya, dan religi. Selain memiliki nilai historis yang kuat, Kediri juga dipenuhi dengan berbagai mitos yang masih dipercayai oleh sebagian masyarakat hingga kini. Beberapa mitos ini berkaitan dengan larangan, kutukan, hingga kepercayaan akan kekuatan mistis yang melekat pada tempat tertentu.
Berikut adalah beberapa mitos tentang Kediri yang masih diyakini oleh banyak orang:
1. Mitos Larangan Presiden Mengunjungi Kediri
Salah satu mitos yang paling terkenal adalah larangan bagi presiden Indonesia untuk mengunjungi Kota Kediri. Konon, siapa pun presiden yang datang ke Kediri akan mengalami nasib buruk atau kehilangan kekuasaan.
Mitos ini berawal dari sejarah Kerajaan Kediri yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam dunia politik dan spiritual di Nusantara. Sejumlah presiden Indonesia dikabarkan menghindari kunjungan resmi ke Kediri untuk menghindari kemungkinan buruk akibat mitos ini.
2. Kutukan Gunung Kelud
Gunung Kelud yang terletak di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang juga memiliki mitos tersendiri. Konon, gunung ini menyimpan kutukan dari seorang putri cantik bernama Putri Kelud yang diperebutkan oleh dua pangeran sakti. Karena tak ingin memilih salah satu, sang putri justru mengutuk dirinya sendiri menjadi gunung berapi yang akan terus meletus setiap beberapa tahun sekali.
Hingga kini, masyarakat sekitar masih percaya bahwa letusan Gunung Kelud memiliki keterkaitan dengan mitos tersebut, terutama saat terjadi erupsi besar.
3. Misteri Alas Simpenan, Hutan Angker di Kediri
Alas Simpenan merupakan salah satu kawasan hutan yang dianggap angker oleh masyarakat Kediri. Konon, hutan ini merupakan tempat tinggal makhluk gaib yang menjaga keseimbangan alam.
Beberapa mitos menyebutkan bahwa siapa pun yang masuk ke kawasan ini tanpa izin bisa tersesat atau mengalami kejadian mistis. Tidak sedikit warga yang mengaku pernah mendengar suara-suara aneh atau melihat penampakan di sekitar kawasan tersebut.
4. Misteri Sungai Brantas dan Sosok Gaib Penjaganya
Sungai Brantas yang membelah Kota Kediri tidak hanya berperan sebagai jalur transportasi dan sumber kehidupan, tetapi juga memiliki cerita mistis. Banyak warga yang percaya bahwa sungai ini dijaga oleh sosok gaib yang bisa menarik siapa saja yang lengah saat berada di dekatnya.
Kisah tentang penampakan makhluk halus seperti Nyai Brantas atau siluman ular sering diceritakan oleh warga setempat. Hal ini membuat sebagian masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hari.
5. Mitos Pasar Setan di Gunung Wilis
Gunung Wilis, yang berbatasan dengan Kediri, Tulungagung, dan Nganjuk, menyimpan banyak cerita mistis. Salah satu mitos yang cukup terkenal adalah adanya Pasar Setan, yaitu pasar gaib yang hanya muncul di waktu-waktu tertentu.
Konon, para pendaki yang melewati jalur tertentu bisa mendengar suara hiruk-pikuk seperti pasar. Jika mendengar suara ini, mereka disarankan untuk tidak menoleh atau merespons agar tidak tersesat di dunia gaib.
Terlepas dari benar atau tidaknya, mitos-mitos ini menjadi bagian dari warisan budaya yang tetap hidup di masyarakat Kediri. Kepercayaan terhadap mitos ini juga mencerminkan bagaimana nilai sejarah dan tradisi masih dijaga dan dihormati oleh generasi penerus.
Namun, sebagai kota yang terus berkembang, Kediri kini lebih dikenal sebagai pusat ekonomi, pendidikan, dan budaya di Jawa Timur, tanpa mengesampingkan sejarah dan kisah-kisah yang telah menjadi bagian dari identitasnya.







Leave a Reply