Menu

Mode Gelap

News · 16 Oct 2024 11:56 WIB ·

Pendaki Gunung Wilis yang Hilang 6 Hari Ditemukan Meninggal Dunia


 Pendaki Gunung Wilis yang Hilang 6 Hari Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

NGANJUK – Muhammad Agus (32), seorang pendaki asal Jakarta yang dilaporkan hilang di Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (15/10/2024) setelah enam hari pencarian intensif.

Korban dilaporkan hilang sejak berpisah dari rombongan pendaki lainnya tiga hari sebelumnya. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan lokal berhasil menemukan jasad Agus di kawasan hutan terpencil, sekitar 2 kilometer dari puncak Gunung Wilis. Lokasi penemuan berada di medan yang curam dan sulit dijangkau.

“Korban diduga tersesat di area yang sulit diakses dan minim sinyal komunikasi, sehingga sulit untuk memberikan pertolongan lebih cepat,” ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Nganjuk, Budianto, dalam keterangannya.

Upaya pencarian telah berlangsung sejak laporan hilangnya Agus diterima. Budianto menjelaskan, tim pencari menghadapi tantangan berat berupa cuaca buruk dan medan yang ekstrem.

“Medan terjal dan hutan yang lebat membuat pencarian berlangsung lama, tetapi berkat kerja keras tim gabungan, korban akhirnya berhasil ditemukan meski dalam kondisi sudah tak bernyawa,” tambahnya.

Agus diketahui melakukan pendakian bersama empat rekannya pada akhir pekan lalu melalui jalur pendakian di Kecamatan Sawahan, Nganjuk. Namun, pada hari kedua, korban memilih untuk memisahkan diri dari rombongan, yang akhirnya menyebabkan dirinya tersesat.

Jenazah Agus telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga korban yang datang dari Jakarta menerima kabar ini dengan penuh duka.

Gunung Wilis, meski populer di kalangan pendaki, dikenal sebagai gunung dengan medan yang sulit dan minim fasilitas. Kasus pendaki tersesat seperti yang dialami Agus sering terjadi karena kurangnya persiapan dan tidak mengikuti prosedur keselamatan.

Pihak kepolisian dan pengelola gunung mengimbau para pendaki untuk selalu menggunakan pemandu lokal dan tidak memisahkan diri dari rombongan agar insiden serupa dapat dihindari.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle