Kediri – Bagi sebagian orang, kopi adalah minuman wajib untuk memulai hari. Namun, saat menjalani ibadah puasa, konsumsi kopi harus diperhatikan agar tidak mengganggu kesehatan. Dokter spesialis gizi mengingatkan pentingnya mengatur kadar kopi selama bulan Ramadhan agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari efek samping yang berbahaya.
Dampak Kopi Saat Puasa
Menurut dr. Andika Pratama, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik, mengonsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan saat sahur atau berbuka dapat menyebabkan gangguan pada tubuh, terutama bagi yang memiliki riwayat maag atau gangguan lambung.
“Kafein dalam kopi bersifat diuretik, yang dapat meningkatkan produksi urine dan berisiko menyebabkan dehidrasi. Selain itu, jika diminum dalam kondisi perut kosong saat sahur atau langsung setelah berbuka, kopi dapat memicu naiknya asam lambung,” jelas dr. Andika saat ditemui di Kediri, Senin (11/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa efek stimulan kafein dapat menyebabkan gangguan tidur, yang akhirnya berdampak pada kualitas ibadah puasa.
Berapa Batasan Aman Konsumsi Kopi?
Meskipun kopi memiliki manfaat sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan fokus, dr. Andika menyarankan agar jumlah konsumsi kopi selama bulan Ramadhan tidak melebihi 200-300 mg kafein per hari atau sekitar 1-2 cangkir kopi.
“Jika ingin tetap mengonsumsi kopi, lebih baik diminum setelah berbuka puasa dengan jeda waktu satu hingga dua jam setelah makan utama. Ini akan membantu mengurangi efek negatif pada lambung,” tambahnya.
Selain itu, penting juga memperhatikan jenis kopi yang dikonsumsi. Kopi hitam tanpa gula lebih disarankan dibandingkan kopi dengan tambahan susu kental manis atau gula berlebih, karena dapat meningkatkan kadar gula darah secara drastis.
Alternatif Minuman Sehat Saat Puasa
Bagi pecinta kopi yang ingin tetap menjaga kesehatan selama Ramadhan, dr. Andika menyarankan beberapa alternatif minuman lain yang bisa dikonsumsi untuk menjaga energi dan kesehatan tubuh, seperti:
- Teh hijau: Mengandung antioksidan tinggi dan kafein lebih rendah dibanding kopi.
- Air kelapa: Membantu menghidrasi tubuh dan kaya akan elektrolit alami.
- Smoothie buah: Sumber serat dan vitamin yang baik untuk pencernaan.
- Susu almond atau oat: Alternatif rendah kalori yang tetap memberikan energi.
Dengan mengatur konsumsi kopi dengan bijak, umat Muslim tetap bisa menikmati manfaatnya tanpa mengganggu kelancaran ibadah puasa.







Leave a Reply