KEDIRI – Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan sektor pendidikan di Kabupaten Kediri. Jika terpilih kembali dalam Pilkada 2024, Mas Dhito, bersama pasangannya Dewi Mariya Ulfa, akan memperluas program beasiswa pendidikan, tidak hanya untuk pelajar dan mahasiswa, tetapi juga bagi para santri.
Saat berkampanye di Kecamatan Kandat, Senin (30/9/2024), Mas Dhito menyampaikan bahwa pendidikan adalah salah satu pelayanan dasar yang paling penting bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kepemimpinan seorang bupati harus bertanggung jawab atas kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.
“Pendidikan itu merupakan investasi jangka panjang. Jika kami terpilih kembali, program beasiswa ini akan terus kami tingkatkan, termasuk untuk santri,” ujar Mas Dhito.
Pada periode pertamanya sebagai Bupati Kediri, Mas Dhito telah menjalankan berbagai program pendidikan, termasuk mengatasi permasalahan zonasi sekolah dan pungutan liar di tingkat SMA. Salah satu terobosannya adalah pembangunan sekolah baru, seperti SMPN 2 Ngasem, guna meredam permasalahan zonasi.
Dalam hal beasiswa, Mas Dhito juga telah menyalurkan dana sebesar Rp103,95 miliar untuk 47.544 penerima selama periode pertama kepemimpinannya. Dana tersebut disalurkan kepada pelajar dari berbagai tingkatan pendidikan yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Dalam satu tahun, kami menganggarkan Rp30-35 miliar untuk beasiswa pendidikan,” ungkapnya.
Mas Dhito menegaskan bahwa di periode kedua nanti, program beasiswa ini akan diperluas dan menyasar santri yang menempuh pendidikan di lembaga nonformal seperti pondok pesantren dan TPQ. Hal ini disambut baik oleh masyarakat, terutama kalangan pengasuh pesantren.
Muhammad Asrori, pengasuh Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di Desa Ngreco, berharap program beasiswa ini bisa membantu santri-santri dari kalangan menengah ke bawah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Santri kebanyakan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Kami berharap Mas Dhito bisa membantu mereka untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya,” ucap Asrori.
Dengan dukungan masyarakat dan ulama, Mas Dhito optimis dapat melanjutkan program-program pendidikan yang telah dirintis selama periode pertama kepemimpinannya. Ia berharap dukungan ini terus mengalir hingga Pilkada 2024 selesai.







Leave a Reply