Menu

Mode Gelap

News · 14 May 2024 17:57 WIB ·

Solusi LPS Hadapi BPRS di Jatim yang Sekarat


 Solusi LPS Hadapi BPRS di Jatim yang Sekarat Perbesar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus berinovasi untuk memberikan kepastian kepada nasabahnya. Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, LPS melakukan dua terobosan penting.

Pertama, LPS telah mempercepat proses pembayaran klaim simpanan nasabah. Saat ini, rata-rata waktu pembayaran klaim hanya membutuhkan 5 hari kerja sejak bank dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini merupakan peningkatan signifikan dari sebelumnya yang memakan waktu antara 9 hingga 14 hari kerja.

Percepatan ini dilakukan untuk membantu nasabah yang uangnya tertahan di Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang mengalami kesulitan keuangan. LPS menyadari bahwa nasabah BPR memiliki kebutuhan mendesak, seperti membayar uang sekolah atau membeli bibit pupuk.

Kedua, LPS kini memiliki kewenangan yang diperluas berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UUP2SK). Dengan perluasan ini, LPS dapat lebih proaktif dalam menangani bank sebelum kondisinya memburuk. LPS memiliki berbagai opsi untuk menangani bank, seperti penempatan dana, penjualan bank, atau aset-asetnya kepada investor.

“Kami bergerak cepat untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat, khususnya nasabah BPR yang dilikuidasi. Secara rata-rata, pembayaran klaim sudah mulai dilakukan dalam 5 hari kerja sejak bank dicabut izin usahanya oleh OJK,” ujar Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank, Didik Madiyono, dalam sebuah acara di Surabaya.

Perubahan ini menantang LPS untuk meningkatkan kapasitas pegawainya, terutama dalam hal pemasaran. LPS tetap berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan memperhatikan tata kelola yang baik.

Selain itu, LPS juga terus berupaya meningkatkan tata kelola BPR/BPRS melalui berbagai diskusi dan workshop bersama Perhimpunan Bank Perekonomian Seluruh Indonesia (Perbarindo). Meskipun ada beberapa BPR yang tutup, masih ada banyak BPR/BPRS yang beroperasi di Jawa Timur dan seluruh Indonesia yang tetap solid dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat dengan beragam inovasi produk yang menarik.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle