Menu

Mode Gelap

Lifestyle · 6 Sep 2024 12:42 WIB ·

Tradisi Ojung Suku Tengger di Desa Ngadas, Malang


 Tradisi Ojung Suku Tengger di Desa Ngadas, Malang Perbesar

Desa Ngadas, sebuah desa adat yang terletak di kawasan pegunungan Bromo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi tuan rumah bagi sebuah tradisi unik dan penuh makna, yakni Tradisi Ojung. Tradisi ini merupakan salah satu warisan budaya dari Suku Tengger yang hingga kini masih terus dilestarikan. Tradisi Ojung sendiri merupakan ritual tarian sabet rotan yang dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada alam dan doa untuk keselamatan desa.

Makna Tradisi Ojung

Tradisi Ojung memiliki makna spiritual yang dalam bagi masyarakat Suku Tengger. Dianggap sebagai bentuk permohonan keselamatan, tradisi ini biasanya digelar saat desa menghadapi ancaman seperti bencana alam, wabah penyakit, atau musim kemarau panjang. Prosesi Ojung dipercaya mampu menolak bala dan membawa berkah bagi warga desa.

Ojung juga merupakan cara Suku Tengger menghormati leluhur mereka serta menjaga hubungan harmonis dengan alam. Dalam ritual ini, dua pria akan bertarung dengan menggunakan rotan sebagai simbol perjuangan hidup yang harus dijalani dengan kekuatan dan ketangguhan.

Prosesi Tradisi Ojung

Acara Ojung dimulai dengan ritual doa yang dipimpin oleh tokoh adat setempat. Setelah itu, para penari, yang umumnya adalah pria dewasa, akan memulai prosesi tarian. Mereka mengenakan pakaian tradisional lengkap dan memegang rotan sebagai senjata utama.

Dua pria berhadapan di tengah lapangan, dengan dipandu oleh musik gamelan khas Jawa Timur. Keduanya bergantian mencambuk lawannya dengan rotan, diiringi oleh sorakan dan tepuk tangan dari penonton yang antusias. Meskipun tampak agresif, tradisi ini dilakukan dengan penuh kontrol dan rasa hormat, sehingga tidak ada niatan menyakiti lawan.

Simbolisme dalam Ojung

Rotan dalam tradisi Ojung melambangkan kekuatan dan keteguhan hati. Sedangkan setiap cambukan diyakini mampu mengusir roh jahat dan energi negatif yang dapat mengganggu kesejahteraan desa. Para penari, yang juga merupakan pemimpin informal dalam masyarakat, memperlihatkan ketahanan fisik dan mental sebagai simbol kepemimpinan yang tangguh dan bijaksana.

Tradisi Ojung juga menggambarkan solidaritas komunitas Suku Tengger. Setelah prosesi berakhir, seluruh warga desa berkumpul untuk menikmati makanan bersama dan berbagi cerita tentang tradisi nenek moyang mereka.

Pelestarian Warisan Budaya

Meskipun zaman terus berubah, Tradisi Ojung tetap dipertahankan sebagai identitas budaya Suku Tengger. Pemerintah daerah Kabupaten Malang bersama dengan masyarakat adat Ngadas terus berupaya melestarikan tradisi ini agar tidak punah di tengah arus modernisasi.

Tradisi Ojung juga telah menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Desa Ngadas sering menjadi tujuan wisata budaya, di mana pengunjung dapat menyaksikan secara langsung prosesi ritual ini dan merasakan kearifan lokal yang kental dalam setiap gerak dan irama tarian.

Pentingnya Tradisi Ojung bagi Masyarakat Lokal

Bagi masyarakat Suku Tengger, Ojung bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga bentuk doa dan pengharapan untuk keberkahan alam. Di tengah tantangan lingkungan dan perubahan cuaca, Ojung menjadi media untuk menjaga keharmonisan antara manusia dan alam, sebuah prinsip yang telah lama dipegang teguh oleh masyarakat adat setempat.

Dengan semakin dikenalnya Tradisi Ojung di kancah nasional dan internasional, diharapkan ritual ini dapat terus dilestarikan dan dihormati sebagai salah satu warisan budaya Nusantara yang tak ternilai harganya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Pemkot Kediri Tindaklanjuti Ekosistem Halal, Cek Lokasi Sembelih Unggas di Pasar Banjaran

4 June 2025 - 18:38 WIB

oktana.co.id

Penguatan Ekosistem Halal, Kolaborasi Pemkot Kediri dan BI Gelar Pelatihan Juleha Unggas

3 June 2025 - 19:44 WIB

oktana.co.id

IAIN Kediri Resmi Berubah Menjadi UIN Syekh Wasil

26 May 2025 - 11:41 WIB

oktana.co.id

Kota Kediri Pesta Gol 6-0 di Laga Perdana Pra Porprov Jatim IX 2025

23 May 2025 - 11:44 WIB

oktana.co.id

Lifter Asal Kediri, Bima Aji Ramadhani Sumbang 1 Perak dan 2 Perunggu di Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

19 May 2025 - 11:46 WIB

oktana.co.id

Hari Buku Nasional, Terungkap Penerbit Buku Tertua di Indonesia Berasal dari Kediri

17 May 2025 - 12:10 WIB

oktana.co.id
Trending di Lifestyle