KEDIRI– Warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kediri yang tergabung dalam Gerakan Kediri Berkemajuan kembali mendeklarasikan dukungan untuk pasangan petahana Hanindhito Himawan Pramana (Dhito) dan Dewi Mariya Ulfa dalam kontestasi Pilkada 2024. Deklarasi tersebut berlangsung di Kecamatan Papar pada Selasa (5/11/2024), memperkuat dukungan yang sebelumnya juga diberikan pada Pilkada 2020.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kediri, Syamsul Maarif, menyatakan bahwa dukungan ini diberikan atas dasar hubungan positif yang terjalin antara pemerintah daerah yang dipimpin oleh Mas Dhito dengan masyarakat Muhammadiyah selama masa kepemimpinannya. “Selama kurun waktu 2020-2024, alhamdulillah hubungan pemerintah daerah yang dikomandani Mas Dhito dengan perserikatan Muhammadiyah sangat baik,” ujar Syamsul.
Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat basis suara bagi pasangan Dhito-Dewi pada pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Menurut Syamsul, eksponen Muhammadiyah dan Aisyiyah solid dalam mendukung pasangan ini, terutama karena Dhito dan Dewi dianggap sebagai pemimpin yang responsif terhadap masukan dan aspirasi masyarakat.
“Kami telah melakukan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda), dan seluruh eksponen Muhammadiyah dan Aisyiyah menyatakan dukungan bulat untuk Mas Dhito dan Mbak Dewi,” ungkap Syamsul.
Di kesempatan tersebut, Mas Dhito mengapresiasi dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan oleh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan, tak hanya hingga masa Pilkada, tetapi juga selama lima tahun ke depan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kediri.
“Dukungan ini adalah amanah, dan saya berharap Muhammadiyah dan Aisyiyah dapat terus membersamai kami, tidak hanya sampai tanggal 27 November, tetapi hingga seterusnya,” ujar Mas Dhito.
Mas Dhito juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan, demi peningkatan pelayanan bagi masyarakat Kediri. Dukungan dari Muhammadiyah dan Aisyiyah diharapkan menjadi masukan berharga dalam pelaksanaan setiap kebijakan ke depan.







Leave a Reply