MALANG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, mengenang almarhum Marissa Haque sebagai sosok cerdas yang selalu haus akan ilmu pengetahuan. Meski terkenal sebagai artis senior dan politikus, Marissa dinilai sangat antusias dalam mencari pengetahuan baru hingga akhir hayatnya.
“Beliau orang baik, cerdas, dan sangat cinta pada ilmu. Meskipun merupakan artis senior, beliau sangat ingin belajar dan selalu kepo terhadap ilmu,” ujar Prof. Zainuddin, Kamis (3/10/2024).
Marissa Haque sempat berkunjung ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 21 Agustus 2024 sebagai pembicara dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan di Kampus 3 UIN Malang. Pada kesempatan itu, ia berbagi pandangan mengenai konsep halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari.
Meski dikenal sebagai artis dan politikus ternama, Marissa tidak pernah memposisikan dirinya sebagai figur yang berjarak dengan orang lain. Prof. Zainuddin mengingatnya sebagai pribadi yang rendah hati dan mudah bergaul.
“Beliau sosok yang humble, tidak pernah merasa lebih tinggi meski terkenal,” tambahnya.
Selain itu, Prof. Zainuddin juga mengungkapkan bahwa Marissa Haque berencana melanjutkan pendidikan S3 di UIN Maulana Malik Ibrahim dalam waktu dekat. Mendiang sudah mengunjungi kampus untuk mempersiapkan pendaftarannya di program studi interdisipliner.
“Kami sudah berkomunikasi dengan almarhum terkait rencananya menempuh studi S3 bulan ini. Namun, takdir berkata lain,” kata Zainuddin dengan nada duka.
Marissa Haque meninggal dunia pada Rabu (2/10) dan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah dishalatkan di Masjid Jami Bintaro. Berpulangnya sosok yang dikenal sebagai artis era 80-an ini meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
“Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan mendapatkan tempat terbaik di surga. Kami merasa kehilangan sosok inspiratif seperti beliau,” tutup Prof. Zainuddin.







Leave a Reply